[Malang, 23 November 2025] — Di tengah tren Industri 4.0 dan kebutuhan mendesak akan kemandirian teknologi lokal, PT Hovtech Automation Indonesia ("Hovtech") secara resmi mengumumkan penandatanganan kesepakatan kemitraan jangka panjang dan strategis dengan CV Yotta Aksara Energi ("Yotta"). Upacara penandatanganan kesepakatan ini berlangsung di Kantor Pusat Hovtech, dihadiri oleh jajaran direksi dan tim RnD dari kedua perusahaan.
Kemitraan ini bukan sekadar kolaborasi proyek jangka pendek, melainkan sebuah inisiatif strategis yang ambisius untuk menciptakan ekosistem bisnis yang lebih terintegrasi. CEO Hovtech Automation, Bapak Moh Rifqi, menegaskan bahwa kesepakatan ini merupakan langkah fundamental bagi kedua perusahaan untuk menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.
"Kemitraan dengan Yotta Aksara Energi adalah pilar penting dalam strategi pertumbuhan Hovtech. Kami melihat sinergi yang luar biasa antara keahlian otomasi kami dan pemahaman mendalam Yotta di sektor otomasi energi. Dengan menyatukan sumber daya dan keahlian, kami berkomitmen untuk menciptakan solusi teknologi inovatif yang tidak hanya efisien tetapi juga memiliki standar kualitas tinggi, yang sepenuhnya dikembangkan dan diproduksi di Indonesia," ujar Moh Rifqi.
Kolaborasi ini mencakup dua pilar utama:
Pilar Pertama: Integrasi Supply Chain Bisnis Hovtech dan Yotta akan bekerja sama untuk mengoptimalkan supply chain mereka. Integrasi ini bertujuan untuk menciptakan efisiensi biaya, mempercepat waktu pengiriman produk (time-to-market), dan meningkatkan reliabilitas pasokan komponen otomasi. Yotta, dengan jaringan luasnya di sektor otomasi energi, akan menjadi mitra strategis Hovtech dalam penyediaan komponen dan implementasi solusi otomasi, sementara Hovtech akan memberikan dukungan otomasi industri terisolasi untuk meningkatkan efisiensi operasional di sisi Yotta.
Pilar Kedua: Kolaborasi RnD Produk Pilar utama lainnya adalah pembentukan tim RnD bersama. Tim ini akan berfokus pada pengembangan produk-produk otomasi inovatif yang spesifik untuk kebutuhan industri energi. "Kolaborasi RnD ini adalah kunci untuk menciptakan keunggulan kompetitif. Kami akan menggabungkan kepakaran Hovtech dalam industrial grade controller (seperti H-3200) dengan keahlian Yotta dalam energy management system. Tujuan akhirnya adalah melahirkan produk otomasi energi 'Indonesian Made' yang siap bersaing dengan produk luar negeri," jelas Moh Rifqi.
Kerjasama jangka panjang ini juga menargetkan pengembangan standar baru dalam integrasi supply chain bisnis dan RnD produk otomasi di Indonesia. "Kami melihat peluang besar untuk menciptakan standar baru dalam industri otomasi energi yang tidak hanya efisien dan andal, tetapi juga memberikan nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian lokal. Dengan mengutamakan RnD produk 'Indonesian Made', kami berupaya untuk memperkuat kedaulatan teknologi nasional dan menciptakan lapangan kerja baru di sektor ini," pungkas Moh Rifqi.
Kemitraan ini diharapkan akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kedua perusahaan dan ekosistem industri otomasi di Indonesia secara keseluruhan. Integrasi supply chain yang lebih efisien akan memperkuat posisi kedua perusahaan di pasar, sementara kolaborasi RnD akan mempercepat inovasi produk dan meningkatkan kedaulatan teknologi nasional. "Kami sangat optimis dengan masa depan kemitraan ini. Bersama-sama, kami yakin dapat menciptakan solusi otomasi energi yang revolusioner dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan industri teknologi di Indonesia," tutup Moh Rifqi.